![]() |
| Relawan Komunitas Ngejah Isi Libur Anak dengan Bermain Angklung di Saung Ngejah |
Garut, 8 Januari 2026 — Libur sekolah dimanfaatkan secara positif oleh Komunitas Ngejah dengan menggelar kegiatan edukatif dan budaya bersama anak-anak Ngejah Junior. Bertempat di Saung Komunitas Ngejah, kegiatan bermain angklung berlangsung hangat, penuh keceriaan, dan sarat nilai pembelajaran.
Kegiatan ini didampingi langsung oleh para relawan Komunitas Ngejah yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan. Mereka adalah Teh Syifa, mahasiswi STMIK DCI, Teh Meila, siswi SMK Darut Tauhid Bandung, serta Teh Annaba, mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia.
Melalui permainan angklung, anak-anak tidak hanya dikenalkan pada seni musik tradisional Sunda, tetapi juga dilatih untuk bekerja sama, mendengarkan instruksi, serta menumbuhkan rasa percaya diri. Setiap anak memegang peran penting dalam menghasilkan harmoni, sehingga nilai kebersamaan dan tanggung jawab dapat dirasakan secara langsung.
Suasana Saung Komunitas Ngejah tampak hidup dengan alunan angklung dan tawa anak-anak. Para relawan dengan sabar membimbing, memberi contoh, serta menyemangati peserta agar berani mencoba dan menikmati proses belajar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Komunitas Ngejah dalam menghadirkan ruang belajar alternatif yang ramah anak, menyenangkan, dan berakar pada budaya lokal. Selain mengisi waktu libur dengan kegiatan positif, bermain angklung juga menjadi sarana pelestarian budaya sejak usia dini.
Komunitas Ngejah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan melibatkan lebih banyak relawan dan menghadirkan beragam aktivitas literasi, seni, serta pendidikan karakter bagi anak-anak di lingkungan sekitar.




